Management Keuangan Pribadi

“END YEAR SALE…. BIG SALE… DISKON90% … CASH BACK…”

Tidak asing dong dengan banyak istilah diatas, siapa juga yang tidak akan tergoda dengan promo potongan harga seperti diatas yang dipajang dengan baliho besar di setiap toko yang berjejer dengan rapi. Belum lagi tawaran dari para SPG dan SPB yang cantik dan ganteng, “ya mba… mas… silahkan dilihat dulu… “ hm…siapa juga yang gak akan nengok jika dipanggil oleh lawan jenis yang wajahnya sedap dipandang dan malah menawarkan diskon dan kawan – kawannya kearah kita dan teman teman yang awalnya hanya berniat untuk jalan – jalan atau sekedar cuci mata saja.

Ya, bagi para mahasiswa dan mahasiswi yang rata – rata mendapat jatah bulanan dari orang tua memang sering merasakanbukti dari besar pasak dari pada tiang yang penyebabnya adalah kata – kata singkat nan simple diatas. Lihat tulisan END YEAR SALE – Noleh, BIG SALE – Nengok, DISKON <90% – Berhenti, CASHBACK – masuk langsung deh ketokonya.

Ya, kita memang sering bertindak dan jarang berfikir. Saat semuanya sudah dibayar – baru deh mikir kalo ternyata semua itu masih belum diperlukan. Hasilnya adalah budget bulanan abis, hari – hari berikutnya ngirit dan bagi yang nge-kost makan pun dikurangi.

Nah, setelah berbulan – bulan bahkan bertahun – tahun mengalami hal diatas maka setiap awal bulan ada tips tips yang bisa dilakukan. Hitung budget – budget yang wajib dipenuhi, contohnya bagi yang kost untuk bayar kost, makan, foto copy, arisan, nabung dan hal tak terduga. Siapkan semua dalam amplop – amplop yang berbeda. kemudian pisahkan bagian untuk semuanya dalam amplop yang berbeda, gunakan uang – uang sesuai dengan nama amplopnya.

Tips simple itu akan membuat kita menjadi lebih disiplin dalam segala hal, termasuk dalam membelanjakan uang. Managemen keuangan terutama bagi diri sendiri itu dapat membuat kita menjadi terlatih menjadi pribadi yang teratur dan dapat memilah mana prioritas utama dalam pembelanjaan dompet kita dan prioritas selanjutnya. Intinya adalah dahulukanlah kebutuhan utama dan jangan mudah terpengaruh dengan rayuan – rayuan seperti petikan diatas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s