Baik – Buruk Iklan Televisi

Hm… berapa lapis???”

“Ratusann….”

Saya tersenyum santai mendengar jawaban serentak yang diucapkan oleh seisi kelas. Pertanyaan “Berapa Lapis” itu memang sangat identik dengan iklan sebuah produk makanan ringan yang dapat kita  temukan dengan mudah ditoko-toko kelontong terdekat dari rumah.

Sadar atau tidak, iklan telah membombardir otak kita dengan beribu bahkan jutaan pengaruh yang bisa baik, juga bisa buruk. Kutipan diatas hanya salah satu contoh kecil, betapa otak dan ingatan kita sangat mudah menerima informasi atau pesan melalui berbagai jenis iklan yang dilancarkan oleh berbagai macam perusahaan yang menjual berbagai jenis produk, mulai dari sabun mandi hingga panci-panci multi fungsi.

Setiap rekaman iklan yang ada dilayar televisi dapat diserap dengan mudah, para produsen biasanya membombardir otak kita dengan stigma-stigma yang membuat kita berfikir “WAH” tentang produk yang dijualnya. Sayangnya tidak semua iklan yang ditampilkan dilayar kaca itu benar – benar bermanfaat dan berakibat baik bagi kehidupan kita. Banyak iklan – iklan yang malah menampilkan ketidaksesuaian dan berefek buruk bagi kehidupan kita.

Contohnya iklan sebuah produk selular yang saling menjatuhkan produk sejenis dengan merk yang berbeda. secara tidak langsung, alam bawah sadar masyarakat diisi dengan sikap – sikap saling menjelek-jelekan pesaing. Atau banyak iklan produk remaja yang mengidentikan kecantikan dengan pakaian mini, kulit putih dan rambut pirang. Akibat iklan itu, banyak remaja yang dalam kondisi labil memilih untuk mengikuti trend buatan yang ditampilkan oleh iklan – iklan dilayar kaca. Masyarakat juga lebih didoktrin untuk menjadi pribadi – pribadi yang konsumtif dari pada sikap yang produktif.

Sebagai masyarakat yang cerdas, sebaiknya kita selektif dalam memilih dan mengomentari kemudian melaporkan hal – hal yang sekiranya berdampak buruk bagi diri kita, lingkungan dan orang – orang sekitar kita. Sehingga hal – hal negatif itu dapat diminimalisir dan kemudian diminimalisasi sehingga tercipta kebahagiaan yang baik bagi seluruh masyarakat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s