#imagila : misterius itu…. MENARIK, kaya’ LO!!!

“Hm… lo beda banget… sekarang rambut lo semana? Penasaran deh gua!”

Seperti biasa, gua Cuma akan tertawa dan duduk diposisi favorit gua. Orang gila itu melirik kemudian asik kembali dengan dunianya, entah apa isi dari ipod putih dan earphone itu. Orang yang bertanya kutipan diatas kelihatannya masih tertarik untuk mengintrogasi gua, kenapa gua sebut introgasi karena ini lebih kearah pemaksaan.

Gua ketawa, “Sekarang udah semana? Pasti lo udah gak kaya dulu lagi ya… udah se pundak? Se punggung? Atau bahkan lebih tari itu? Haihh… gua lihat boleh dong ya?” gua kembali asik tertawa melihat antusias yang jelas terpancar diwajah sosok yang satu ini. “agh.. lo mah ketawa mulu, kaya orang gila!” lanjutnya lagi, kini gua tersenyum dan mengabaikan orang ini.

Ruangan kembali sepi, saat istirahat memang menjadi saat yang indah buat gua. Pertama ruangan sepi itu favorite gua, kedua biasanya si gila… oke, gua harus memperbaiki tingkahlaku gua sekarang (inget: malu sama jilbab! J ) gua ulangi, kedua… biasanya si ganteng yang aneh itu tetep diruangan dan dia akan bersenandung kecil. Sejujurnya, suara dia enak didenger dan cukup damai, tenang dan gua cukup menikmati itu.

Gak banyak orang yang lebih memilih tetap diruangan saat jam makan siang seperti sekarang. Dia duduk dibelakang gua dan seperti biasa, gerakan refleks gua untuk berbalik gak pernah bisa dicegah. “Kenapa? Lo mau nanya juga semana rambut gua sekarang???” todong gua langsung. Dia ketawa puas, “yang misterius itu lebih menarik, jadi jangan heran kalo lo akan sering dapet pertanyaan yang mungkin akan lebih wah dari sekedar yang tadi!” jawab dia santai. “massaa???” balas gua mengejek. Lagi – lagi dia ketawa. “dan islam menjaga semua kemisteriusan itu, supaya semuanya lebih menarik! Kaya lo,” ucapnya lagi sambil menarik tas dan berjalan meninggalkan gua yang masih berusaha menyimak dengan baik. Tanpa sadar tangan gua menarik tasnya. “Apaan? Jelasin dulu, jangan maen kabur aja!” ucap gua penasaran. Dia kembali berulah dengan memasang kembali earphone nya, “udah sana, wajah lo ngeganggu pemandangan gua!” ucapnya dengan gaya yang sok. “Haiiihhh… sombong lo agh!” ucap gua kesel sambil memukul pundaknya keras, kebiasaan gua kambuh.

Orang ganteng yang aneh itu kembali menguasai pikiran gua, apa coba maksud omongannya tadi.

“dan islam menjaga semua kemisteriusan itu, supaya semuanya lebih menarik! Kaya lo,”

Agh gua rasa jawaban dia tadi itu begini, “dan Islam menjaga semua kemisteriusan itu, supaya semuanya lebih menarik! ” Cuma itu doang, gak pake pelengkap ‘kaya lo’! haiihh…

Kemisteriusan itu dijaga oleh Islam, gua kembali berfikir… kemisteriusan, apa menutupi aurat seperti rambut juga termasuk sesuatu yang misterius? Mungkin ya, mungkin ini sebuah contoh kecil dari konotasi misterius yang dia maksud. Sesuatu yang dijaga, yang ‘ditutup-tutupi’, yang ‘dirahasiakan’, yang ‘disembunyikan’ akan menjadi sesuatu hal yang misterius. Dan… yang misterius itu menarik? Hm… apa masalah ukuran rambut gua juga sebegitu menariknya untuk ditanyakan? Akhirnya gua putuskan untuk menghubungi si penanya tadi.

“kenapa lo tanya tentang rambut gua tadi? Apa pentiing???” tanya gua langsung setelah beberapakali mengajukan pertanyaan standart saat seseorang menelepon temannya. Dia ketawa, “gua penasaran! Sangat penasaran sampe akhirnya gua tertarik untuk nanya langsung ke lo! Ya, walaupun mungkin lo gak akan jawab karena…” “karena lo bukan suami gua! hahhaaaaa” gua memotong jawabannya sambil ketawa puas. Temen gua yang satu ini memang sangat blak – blakan saat mengutarakan isi hatinya tentang apapun, dan sayangnya dia berbeda keyakinan dengan gua.

“ya, sekarang bahkan untuk liat rambut lo doang aja mesti jadi suami lo dulu… hahhaaa, padahal dulu sering banget kita maen jambak-jambakan,,, hahaaahahaaa” kami tertawa bersamaan mengingat persahabatan kami. “lo misterius sekarang, penampilan lo! Sikap lo! Tingkah laku lo bikin gua gemess… nikah yuk sama gua! Hahhaaaa” dia terus tertawa. Gua memutuskan untuk mengakhiri pembicaraan dengan jokeJoke seperti kebiasaan dulu.

Gua sedikit kaget mendengar ajakan ‘gila’ dari sahabat gua itu. Ya, kita memang sering becanda gila – gilaan bareng, tapi kalo untuk ngomongin masalah nikah… haduh, ekstrem juga tu anak! Sekarang gua memutuskan untuk menutup masalah ajakan nikah yang edan itu dan kembali ke fokus gua dalam mencari tahu kemisteriusan macam apa yang orang gila, ups… orang ganteng itu maksud.

Bicara masalah awal, rambut… sesuatu yang ditutupi oleh kain yang katanya model ‘paris’ itu bahkan dikatakan menarik, misterius. Hm… pemikiran gua masih susah menghilangkan ajakan yang mungkin saja Cuma iseng tentang nikah,,, apa nikah tanpa pacaran juga disebut sesuatu yang menarik? Misterius?

“apa lo pikir ALLAH lo itu gak misterius? Rasulullah itu gak misterius?” Cuma pernyataan singkat itu yang si ganteng tapi aneh kasih kegua saat gua meminta penjelasan darinya. ‘Lo pernah ngitung berapa jumlah buku dengan judul berbeda yang terbit diseluruh dunia yang ngebahas tentang Tuhan, tentang ALLAH SWT, tentang Rasulullah SAW, dan yang perlu diingat adalah hingga kini kemisteriusan Allah SWT, Rasulullah itu masih belum terjawab hingga sekarang. Buku – buku itu masih belum bisa memuaskan rasa penasaran seluruh manusia dimuka bumi ini, dan Al – Qur’an datang untuk menjelaskan… dengan kemisteriusannya sendiri.’ Tiba – tiba gua teringat jawaban si ganteng tapi aneh itu suatu waktu yang lalu ketika kelas sedang membahas suatu masalah yang gua lupa tentang apa.

Misterius kemudian menarik, sekarang gua merasa masih belum bisa menjawab tentang kemisteriusan ALLAH SWT, Maha dari segala Maha yang ada. Juga tentang kemisteriusan Rasulullah SAW,  gua sama sekali belum mengenal Beliau dengan sangat dekat. Apa lagi Al-Qur’an… masih sangat jauh untuk memahami Wahyu Allah SWT yang Beliau anugerahkan kepada Rasulullah SAW.

Kemisteriusan yang mungkin gua pahami adalah tentang keindahan Islam dalam menjaga pribadi gua. Membuat diri gua menarik bagi sebagian orang yang penasaran karena merasa gua misterius, atau mungkin sesungguhnya perubahan gua yang cepat itulah yang misterius. Ya, gua merasa itulah yang misterius… saat hati gua tiba – tiba berkata ya! Kemudian saat dipagi hari gua bangun sholat dan saat pergi tangan ini menggapai salah satu helai jilbab dari sedikit jilbab warna lain yang gua punya, dan gua memutuskan untuk menggunakannya. Misterius – saat gua Cuma tertawa menjawab banyak pertanyaan dan reaksi orang akan aksi kecil yang baru gua lakukan ini. Misterius – saat gua mau melakukan sesuatu yang mungkin menyimpang kemudian hati gua bergetar dan seakan ada bisikan ditelinga gua bilang ‘GAK MALU LO SAMA JILBAB???’ dan gua berusaha menjaga sikap dan perilaku gua. Misterius – saat gua kenal sosok aneh tapi ganteng dan ganteng tapi aneh itu… saat gua diskusi yang selalu singkat sama dia itu… jantung gua seakan berdegup lebih cepat dari biasanya… ya, misterius juga isi dari ipod yang gak pernah rela dia lepas kemanapun dia pergi, misterius sosoknya, tingkahnya, ucapannya, perilakunya dan… secara gak sadar gua tertarik sama dia. Haih…

Dan gua gak akan pernah rela untuk membiarkan rasa ketertarikan gua sama manusia melebihi rasa ketertarikan gua sama pencipta gua yang tersayang, ALLAH SWT, kemudian RASULULLAH SAW, kemudian Al-qur’an… kemudian kedua orang tua gua… kemudian sosok – sosok yang DIA (ALLAH SWT) kenalkan dengan keistimewaan dan kemisteriusannya masing – masing.

Gua bangga, karena Islam menjaga gua dengan aturan yang membuat gua begitu misterius dan menarik dimata orang lain, meskipun hal itu rancu dan gua sangat takut kalau saja hal itu membuat gua ria. Terimakasih ALLAH SWT, atas inspirasi dan banyak hal yang lain, terimakasih untuk segalanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s