Mahasiswa, bukan sekedar MAHA!!!

Mahasiswa, bukan sekedar MAHA!!!

Itulah tagline sebuah surat kabar nasional kompas edisi senin 3 januari 2011, refleksi tentang banyaknya ujian untuk negeri ini yang terus menerus mendapatkan ujian dari Sang Khalik melalui guncangan alam yang tak henti-hentinya membuat semua kalangan turut berbondong-bondong berniat membantu untuk menggalang dana social, tidak terkecuali juga golongan MAHASISWA!

Gelar yang tersemat didepan kata siswa itu tentu bukan gelar biasa, sebutan MAHA itu juga hendaknya mencerminkan kelebihan – kelebihan positif yang dimiliki oleh seorang mahasiswa itu sendiri. Niat baik mereka untuk menunjukan rasa simpatinya dan rasa sepenanggungannya serta rasa sepenanggungan sesama warga Negara dan sesame manusia membuat mereka menunjukan rasa sipati mereka.

Banyak posko social dibentuk, dan penggalangan dana besar-besaran tercipta dipelosok kampus, namun hal itu ditanggapi sedih oleh Iwan Kahfi, MBA, Director Marketing and Consumer dalam media kompas, “ mahasiswa Indonesia harus mulai berfikir kreatif. Tak hanya berfikir akan bekerja dimana setelah lulus, namun bagaimana mereka berpikir untuk melakukan sesuatu selama kuliah”. Menurutnya penggalangan dana yang “biasa” dilakukan mahasiswa itu tidak kreatif, dengan sematan kata MAHA itu menggambarkan kematangan dan cara berfikir yang lebih dewasa dan menuntut setiap orang yang bergelar mahasiswa untuk melakukan hal baru yang bisa lebih menunjukan intelektualitas mereka.

Menurutnya, para mahasiswa bisa saja menggelar sebuah konser amal, pagelaran seni, pameran fotographi, atau bahkan acara lain yang lebih kreatif untuk dilaksanakan, bukan hanya sekedar melakukan penggalangan dana dengan menghampiri setiap orang dan meminta sumbangan, walaupun hal itu juga bukan hal yang buruk, didukung niat yang baik dari mahasiswa dengan pertunjukan sikap social yang tinggi dan dipadupadankan dengan kreatifitas tinggi dalam mengemas suatu kegiatan untuk menggalang dana social rasanya menjadi lebih bernilai dan terkesan bahwa kata MAHA itu memang benar membedakan mereka dari hanya sekedar siswa biasa, namun diatas segalanya keikhlasanlah yang membuat semuanya menjadi indah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s