asperger’s…

Pernah mendengar tentang asperger syndrome atau asperger’s atau mungkin hanya asperger saja??? Mungkin kata itu masih cukup asing ditelinga anda. Inilah sedikit penjelasan tentang asperger dari berbagai sumber…
Sindrom Asperger merupakan spektrum gangguan autisme, karena orang-orang dengan syndrome asperger secara signifikan menunjukkan kesulitan ketika berinteraksi dengan sosial, serta dengan pembatasan pola dan perilaku yang berulang. Ini sedikit berbeda dengan gangguan spektrum autisme lain karena relatif terkait dengan pengembangan linguistik dan perkembangan kognitif. Meskipun tidak diperlukan untuk diagnosis, kekakuan fisik dan penggunaan bahasa khas sering dilaporkan terjadi pada penderita asperger’s.
Sindrom asperger merupakan gejala kelainan perkembangan saraf otak yang diungkapkan pertama kali oleh seorang dokter berkebangsaan Austria, Hans Asperger. Pada 1944, sang dokter menyebarkan penelitiannya mengenai pola perilaku beberapa anak yang memiliki tingkat intelegensi dan perkembangan bahasa yang normal, tapi memperlihatkan perilaku mirip autisme serta gagap dalam hubungan sosial dan kurang cakap berkomunikasi.
Para pengidap sindrom asperger memersepsi dunia secara berbeda. Bagi mereka, kita semua aneh dan membingungkan. Mengapa kita tidak mengatakan hal yang kita maksudkan? Mengapa kita begitu sering membuat pernyataan berteka-teki yang tidak ada artinya sama sekali? Mengapa kita tidak sabar ketika seseorang, pengidap asperger, memberi tahu ratusan fakta menakjubkan tentang tabel waktu, aneka wortel yang berbeda, atau pergerakan planet-planet? Mengapa kita peduli dengan hierarki-hierarki sosial-mengapa tidak memperlakukan semua orang dengan cara yang sama? Intinya, cara mereka berpikir, merasa, dan berperilaku acap kali bertentangan dengan cara-cara yang umum.
Lima puluh tahun kemudian, itu menjadi standar sebagai sebuah diagnosis asperger’s, akan tetapi banyak pertanyaan tetap mengenai aspek-aspek dari gangguan yang terjadi, Sebagai contoh ada keraguan tentang apakah perbedaannya dengan fungsi tinggi autisme (HFA), oleh karena itu prevalensi dalam penentuan standard asperger masih kurang kokoh. Penyebab pastinya masih belum diketahui, walaupun banyak penelitian mendukung kecenderungan genetik dasar; pencitraan otak teknik belum mengidentifikasi kombinasi patologi umum.
Mereka tidak dapat berubah, dan memang tidak menghendakinya. Tetapi, mereka membutuhkan bantuan untuk menemukan cara beradaptasi dengan dunia sebagaimana mestinya, sehingga mereka dapat memanfaatkan keterampilan khusus mereka secara konstruktif, menggunakan kepentingan-kepentingan tertentu mereka tanpa berkonflik dengan orang lain, dan sebisa mungkin mampu mencapai kemandirian dalam kehidupan orang dewasa serta berhasil membangun hubungan sosial yang positif.
Langkah utama yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan terapi perilaku, Dengan fokus pada defisit khusus untuk menangani keterampilan komunikasi yang buruk, obsesif atau rutinitas berulang-ulang serta kekakuan fisik. Kebanyakan individu meningkatkan dari waktu ke waktu, tapi kesulitan dengan komunikasi, penyesuaian sosial dan hidup mandiri terus sampai dewasa. Beberapa peneliti dan orang-orang yang mengidap telah menentukan pergeseran sikap terhadap asperger’syndrome yaitu mereka berpendapat bahwa asperger’s adalah suatu perbedaan, bukan sebuah cacat yang harus diobati atau disembuhkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s